Tangerang – Media Fokuslensa.com – Peningkatan jalan lingkungan (betonisasi) lokasi Stasiun Pompa RW/25 Kelurahan Bencongan l, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang yang dilaksanakan oleh CV Bosca Ultima Cipta diduga tidak sesuai spesifikasi, standar maupun kualitasnya. Sabtu, 07/11/2026.
Dari hasil pengamatan, ketebalan beton diduga diameternya kurang dari 15 cm, karena ketinggian beton yang digelar ukurannya tidak mencapai batas maksimal pada pasangan papan bagisting, selain itu mutu beton sangat diragukan, bahkan adonan beton terindikasi telah mengalami setting atau gagal kontruksi.
Saat dijumpai, salah seorang pekerja mengaku bahwa proyek yang berada di lingkungan tersebut dikerjakan pada waktu malam hari, sedangkan untuk mengomentari kualitas beton dirinya kurang mengerti teknis sipil kontruksi, namun jika berkata jujur menurutnya hasil betonisasi sangat buruk.
“Masalah kualitas saya kurang faham, tapi kalau dilihat-lihat sih hasilnya jelek,” ucap Warga paruh baya yang tidak menyebutkan namanya.
Menanggapi hal itu, Jepri Ketua Lembaga Independen Penyelamat Aset Negara dan Hak Asasi Manusia (LipanHam) DPD Provinsi Banten mendesak satuan kerja Kelurahan Bencongan untuk melakukan corring terhadap ketebalan beton, akan tetapi jika uji mutu hasil betonisasi terbukti gagal kontruksi maka dirinya meminta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Kelurahan Bencongan untuk membongkarnya.
“Kalau ketebalannya kurang atau beton kondisinya gagal kontruksi maka harus dibongkar, lalu materialnya diganti dengan yang baru, jangan kerja asal-asalan begitu, karena pembangunan ini dibiayai oleh uang negara, jadi jangan terkesan hanya sekedar buat ajang buang-buang anggaran, Lurah dan PPTK jangan tutup mata,” imbuhnya.
Sampai berita ini diterbitkan, Lurah Bencongan belum dikonfirmasi.
(Cahyo)