">

Media Sebagai Pilar Keempat Demokrasi, Tapi Kerja Sama dengan Diskominfo Purwakarta Dinyatakan Sulit

Purwakarta – Media Fokuslensa.com – Pers atau media di Indonesia merupakan salah satu pilar penting dalam demokrasi, yaitu Pilar Keempat, yang dikenal sebagai “Pilar Keempat Demokrasi” atau “Pilar Keempat Kebebasan Pers”. Seharusnya pemerintah mendukung peran serta perkembangannya.Jumat,(16/26).

Dalam sistem demokrasi Indonesia, ada empat pilar utama, yaitu:

1. Eksekutif (Pemerintah)
2. Legislatif (Dewan Perwakilan Rakyat)
3. Yudikatif (Mahkamah Agung)
4. Pers (Media Massa)

Pers memiliki peran penting dalam mengawasi dan mengkritik pemerintah, serta memberikan informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, pers di Indonesia dilindungi oleh Undang-Undang dan Konstitusi.

Namun, kondisi yang berbeda terlihat di Dinas Komunikasi Informasi (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta. Banyak media lokal mengeluhkan adanya banyak syarat yang harus dipenuhi dalam kerja sama dengan dinas tersebut. Selain itu, mereka juga mengaku tidak mendapatkan sosialisasi terkait aturan yang berlaku, padahal seharusnya aturan tersebut dirancang untuk merangkul semua media di Kabupaten Purwakarta.

Aturan yang dibuat diduga hanya diketahui oleh segelintir orang. Padahal jumlah media di Purwakarta cukup banyak, namun hanya sebagian kecil yang berhasil menjalin kerja sama dengan Diskominfo. Banyak pihak berpendapat bahwa sistem kerja sama tersebut seharusnya disosialisasikan terlebih dahulu, mengingat sistem dan syarat yang ada terbilang rumit sehingga membuat beberapa media kesulitan untuk bergabung.

Ade, Ketua PD IWO Purwakarta, menegaskan bahwa pihak Diskominfo seharusnya tidak mempersulit kerja sama dengan media. “Jika ada persyaratan atau sistem baru, ya sosialisasikan dulu jangan langsung menyalahkan dan katakan tidak bisa. Semua itu kan ada solusinya, dan menurut saya jika di bicarakan dengan baik semua juga akan mengerti kok,” ujarnya dengan tegas.

Ade juga menginginkan Diskominfo Purwakarta lebih fleksibel terhadap para media. “Kan semua pasti ada solusi dan jalan keluarnya. Saya juga berharap bisa duduk bersama dengan kepala dinas Diskominfo Purwakarta agar masalah ini bisa cepat diselesaikan,” pungkasnya.

( Tedi )