">

Perkuat Kepemimpinan dan Jiwa Enterpreneur Siswa, Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Unpam Gelar PKM di Sekolah Alfa Sanah

 

TANGERANG – Media Fokuslensa.com  – Dalam upaya mewujudkan penguatan kapasitas kepemimpinan serta kecakapan praktis peserta didik, mahasiswa Program Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang (Unpam) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Sekolah Alfa Sanah, Rabu (21/10/2026).

Mengusung tema besar “Penguatan Soft Skill Public Speaking melalui Pendampingan Kolaboratif Guru”, kegiatan akademis ini bertujuan memadukan kemampuan komunikasi transformatif dengan praktik kepemimpinan organisasi di tingkat sekolah.
Salah satu fokus utama dalam rangkaian PKM ini dihadirkan oleh Kelompok 2, yang mengusung topik spesifik: “Peran OSIS dalam Membangun Budaya Organisasi Kepemimpinan Melalui Partisipasi Kegiatan Enterpreneur Praktik Repacking Produk”. Kegiatan yang diikuti oleh jajaran pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) ini dirancang secara sistematis ke dalam dua sesi interaktif utama.

Sesi 1: Menanamkan Budaya Organisasi dan Manajemen Pembelajaran
Pada sesi pertama, mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan membedah pentingnya pembentukan budaya organisasi yang solid di tubuh OSIS. Sesi ini menggarisbawahi bagaimana manajemen pembelajaran (learning management) dan komunikasi efektif menjadi fondasi penting bagi para pengurus OSIS dalam menjalankan roda organisasi secara akuntabel dan berkelanjutan.
Melalui pendampingan kolaboratif, para siswa diajak memahami bahwa peran pengurus OSIS tidak sebatas eksekutor kegiatan internal, tetapi juga sebagai agen perubahan (agent of change) yang mampu membangun iklim kepemimpinan berbasis kolaborasi dan public speaking yang persuasif.

Sesi 2: Praktik Repacking Produk Pisang dan Kewirausahaan
Memasuki sesi kedua, suasana pelatihan berlangsung semakin dinamis melalui simulasi praktik kewirausahaan (entrepreneurship). Para siswa diajak langsung mempraktikkan proses repacking dan pengemasan produk olahan pisang.
Dalam sesi praktis ini, pengurus OSIS dilatih memahami rantai nilai produk (value chain), mulai dari standardisasi kebersihan, estetika kemasan, penyusunan labeling, hingga teknik mempresentasikan keunggulan produk (pitching/public speaking) kepada konsumen. Praktik ini memberikan pengalaman empiris bagi para siswa dalam mengelola usaha skala mikro serta melatih jiwa kemandirian finansial organisasi.

Menggabungkan Teori dan Implemetasi Lapangan
Perwakilan tim mahasiswa Kelompok 2 menyampaikan bahwa penggabungan materi budaya organisasi dan praktik kewirausahaan dirancang untuk memberikan pemahaman holistik. Sinergi antara kemampuan berkomunikasi (soft skill) dan keterampilan teknis manajerial (hard skill) diharapkan mampu membentuk karakter pemimpin muda yang adaptif, inovatif, serta berdaya saing.
Pihak sekolah menyambut positif inisiatif ini dan berharap pendampingan kolaboratif dari kalangan akademisi Magister Manajemen Pendidikan Unpam dapat terus berlanjut guna mendukung transformasi kualitas pendidikan serta pengembangan karakter siswa di masa depan.

(Cahyo)