Tangerang – Media Fokuslensa.com – Proyek Hotmix di KP. Cogreg, RT.005 RW.001, Gang Belanda, Peusar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang yang dilaksanakan oleh CV Mustika Kembar dengan anggaran Rp. 149 Juta diduga tidak sesuai spesifikasi, standar maupun kualitasnya. Jum’at, 30/10/2026.
Meski baru usai dikerjakan, hamparan hotmix sebagian besar sudah mengalami kerusakan yang cukup signifikan, seperti permukaannya yang tidak rata hingga hasil pekerjaan yang berpori dan mulai terkelupas, kuat dugaan penyedia jasa sengaja menggunakan material berkualitas buruk untuk meraup keuntungan dengan cara menyelewengkan anggaran.
Saat dikonfirmasi, Rohman yakni Pengawas Kecamatan Panongan menyampaikan bahwa pelaksana proyek hotmix tersebut adalah seseorang bernama Patriot, dia pun mengakui hasil pekerjaan memang tidak sesuai spesifikasinya.
Oleh karena itu, Rohman akan menindaklanjuti laporan informasi yang diterimanya, dia akan menyampaikan perihal ini kepihak penyedia jasa agar dilakukan evaluasi untuk memperbaiki ketidaksesuaian yang terjadi.
“iya bang nanti saya sampaikan agar di gelar ulang,” ucap Rohman melalui pesan WhatsApp.
Menanggapi hal itu, Jepri Ketua Lembaga Independen Penyelamat Aset Negara dan Hak Asasi Manusia (LipanHam) DPD Provinsi Banten mendesak Pengawas dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Kecamatan Panongan untuk segera menggelar ulang ketidaksesuaian spesifikasi atas penyelenggaraan hotmix di Peusar tersebut.
“Patriot ini kerjanya nggak ada yang bener, mending dicoret dari list proyek pemerintah, jangan dikasih peluang kerja lagi karena terbukti tidak berkompeten dan tidak profesional, daripada hanya menghambur-hamburkan anggaran tapi hasilnya nihil,” tegas Jepri kepada Wartawan.
Sampai berita ini diterbitkan, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Kecamatan Panongan belum dikonfirmasi.
(Cahyo)
























