PURWAKARTA – Media Fokuslensa.com – Langkah menuju Purwakarta yang bersih, tertata, dan indah terus dilakukan. Kali ini, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Purwakarta melalui bidang pertamanan menunjukkan aksi nyata dengan turun langsung membersihkan rumput liar di kawasan perkotaan.
Pada Jumat (6/11/2026), sekitar pukul 11.00 WIB, tepat di tengah teriknya matahari, Endang bersama sejumlah staf dan pegawai Dinas Perkim terlihat bahu-membahu melakukan pemangkasan rumput liar di sekitar kantor BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Purwakarta, kawasan Nagri Kaler.
Tidak sekadar memberikan instruksi dari balik meja, Endang yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pertamanan sekaligus Plt. Sekretaris Dinas Perkim tersebut terlihat langsung berada di lapangan, mengarahkan sekaligus ikut memastikan kegiatan pembersihan berjalan dengan baik.
Dengan menggunakan peralatan pemotong rumput, para petugas bergerak membersihkan tumbuhan liar yang dinilai mengganggu keindahan dan kerapian lingkungan di sepanjang kawasan tersebut.
Dalam keterangannya, Endang menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama dan harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Menjaga kebersihan itu sebagian dari iman. Ketika kita melihat dari pinggir jalan raya utama dan rumput sudah terlihat liar, jangan sampai terkesan dibiarkan begitu saja. Kami akan terus berkeliling. Di mana ada tumbuhan liar yang mengganggu keindahan Purwakarta, akan kita bersihkan dan babat,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan bentuk dukungan terhadap program Jumat Ngosrek yang ditekankan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein.
Program tersebut mengajak seluruh perangkat daerah dan masyarakat agar tidak hanya menunggu instruksi, tetapi memiliki kepedulian serta bergerak langsung menjaga kebersihan lingkungan.
Semangat tersebut sejalan dengan pesan Bupati Purwakarta, “Ulah cicing ari geus katempo, lamun aya nu kudu diberesihan, geuwat gera beberesih.” Pesan ini menjadi pengingat agar setiap persoalan kebersihan yang terlihat segera ditindaklanjuti.
Aksi yang dilakukan jajaran Dinas Perkim ini patut menjadi contoh bahwa pelayanan publik bukan hanya sebatas pekerjaan administratif di kantor. Kepedulian terhadap lingkungan juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
Harapannya, kegiatan Jumat Ngosrek tidak hanya menjadi agenda seremonial setiap pekan, tetapi tumbuh menjadi budaya kerja dan kebiasaan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Purwakarta yang bersih, nyaman, asri, dan semakin tertata.
Purwakarta Bersih Bukan Sekadar Slogan, Tetapi Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata.
( Tedi)























