Purwakarta, – Media Fokuslensa.com – Wakil Bupati (Wagub) Kabupaten Purwakarta, Ijo Hafidin yang dikenal dengan sapaan “Abang Ijo”, menunjukkan kemarahan yang memuncak saat melakukan sidak infeksi mendadak ke Desa Cianting Utara. Kejadian yang terekam di unggah di akun TikTok nya menunjukkan sang Wagub merasa diputar mainkan dan tidak dihargai oleh staf desa, bahkan menyamakan dirinya seperti “bal bliter” yang dibanting kesana kemari.Minggu,(13/35).
Saat tiba di kantor desa sekitar pagi hari, Abang Ijo bertemu dengan stf desa hanya 4 orang staf yang terdiri dari kaur, linmas, dan setap. Dia kemudian menanyakan keberadaan Kepala Desa (Kades) Cianting Utara, namun staf menyatakan bahwa Pak Kades sedang berada di kecamatan.
Merasa tidak puas, Wagub segera berangkat ke kantor kecamatan untuk memastikan benar dan tidaknya kepala desa ada di kecamatan ucap staf desa tersebut. Di sana, dia bertanya tentang keberadaan Camat, namun diberitahu bahwa Camat sedang sakit. Ketika ditanya kembali apakah Kades Cianting Utara ada di kecamatan, staf desa yang mengikutinya menyatakan “tidak di sini”, namun hasil pencarian menunjukkan tidak ada orang yang dimaksud.
“Kok seperti ini melayani, ngawadul sudah mutang bating ah, tengah teresep kurang kos kieu” ujar Abang Ijo dengan bahasa daerah, menyampaikan perasaannya dibuntang-banting dan tidak dihormati.
Setelah kembali ke desa, sang Wagub kembali menanyakan kebenaran keberadaan Kades, namun ternyata staf desa malah ingin pergi. Pada titik ini, kemarahannya memuncak. “Nggak boleh begitu, hargai saya selaku warga masyarakat juga harus di layani disamping saya selaku wakil bupati yang sedang menjalankan tugas! Jangan sampai kepala desa di pagi hari 8.00 atau 10.00 belum ada yang datang,” tegasnya.
Sidak ada keterangan resmi dari pihak kecamatan atau desa terkait kejadian ini. Sidak infeksi mendadak yang dilakukan Abang Ijo bertujuan untuk memeriksa kinerja aparatur desa, namun malah berakhir dengan kemarahan karena ketidakhadiran tokoh penting dan informasi yang tidak konsisten.
( Tedi )
























