">

Bukan Sulap Bukan Sihir, U-Ditch yang Diduga Abal-Abal di Curug Wetan Setelah Dipublikasi Tiba-Tiba Disematkan Merk

 

Tangerang – Media Fokuslensa.com – Setelah ramainya pemberitaan di media mengenai dugaan pelaksanaan proyek yang menggunakan material Uditch abal-abal di RT/03 RW/01 Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang tiba-tiba material yang sebelumnya tidak ada merk-nya seketika berubah ada label merk standar pabrikan. Senin, 17/08/2026.

Pengadaan material U-Ditch oleh CV Citra Babakan Mandiri tersebut dilekatkan merk KSU Procast, namun mengapa merk dengan cat warna biru itu muncul secara tiba-tiba setelah pekerjaan proyek U-Ditch hampir rampung dan setelah adanya pemberitaan, nah itu yang membuat publik bertanya-tanya.

Kok bisa produk pabrik setelah melalui proses (outgoing stock / stock out) barang keluar tidak ada label brand atau merk, apakah pihak perusahaan tidak takut adanya pihak lain melakukan peniruan atau pemalsuan produk (counterfeiting), sungguh aneh tapi nyata, didunia bisnis sepertinya baru kali ini terjadi brand dilabelkan ke barang hasil produksi setelah terjual.

Saat dijumpai, salah seorang warga bersaksi bahwa memang sebelumnya material proyek U-Ditch di lingkungannya tersebut tidak ber-merk, namun entah mengapa tiba-tiba dia melihat sebagian material disemprotkan label merk.

“Iya saya lihat tadinya enggak ada merk-nya, nggak tahu siapa yang kasih merk-nya tiba-tiba sudah begitu, bisa dari pelaksananya bisa juga dari orang pabriknya, tapi nggak mungkin sih produk pabrik barangnya sudah dijual ke konsumen tapi merk-nya belum ada, aneh,” ujar Warga yang tidak menyebutkan namanya.

Sementara, Andi yakni seseorang yang diduga berperan sebagai mandor proyek saat dikonfirmasi dia menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakannya tersebut merupakan aspirasi dari Dewan Hugo S Franata anggota DPRD Kabupaten Tangerang.

“Kalau U-Ditch memang yang ngirimnya KSU, yang kirim bos Bakri om si Eka,” jelas Andi melalui pesan singkat.

Menanggapi hal itu, Jepri Ketua Lembaga Independen Penyelamat Aset Negara dan Hak Asasi Manusia (LipanHam) DPD Provinsi Banten akan konfirmasi ke pabrik U-ditch KSU apakah pihaknya mengeluarkan material tanpa merk yang digunakan untuk pelaksanaan proyek di Curug Wetan.

“Kami akan meminta penjelasan dari pihak pabrik, mengapa hal demikian bisa terjadi, bagaimana prosedur perusahaan dalam penjualan produk, apakah benar U-Ditch yang dipasang di proyek Curug Wetan memang produk milik KSU atau bukan sama sekali, nah ini patut kita pertanyakan,” ucap Jepri kepada Wartawan.

Jepri juga mendesak Camat Curug segera memanggil kontraktor perihal prosedur pengadaan material U-Ditch beserta teknis pelaksanaannya dan mengevaluasinya sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Sementara, pihak konsultan pabrik U-ditch brand KSU belum memberikan klarifikasinya secara terbuka diruang publik, apakah brand/merk yang digunakan tersebut miliknya atau bukan, jika brand itu miliknya mengapa tidak ada cap merk yang melekat sebelum produknya sampai ke konsumen dan apabila material U-Ditch itu bukan miliknya langkah hukum apa dan sanksi apa jika ada indikasi pemalsuan merk.

Sampai berita ini diterbitkan, Camat Curug dan Manajemen Pabrik U-ditch KSU belum dikonfirmasi lebih lanjut.

(Cahyo)