Tangerang – Media Fokuslensa.com – Pemeliharaan hotmix Kampung Cipete, RT/06 RW/02, Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang dengan menelan anggaran senilai Rp. 199.810.000,- yang dilaksanakan oleh CV. Armagedone diduga tidak sesuai spesifikasi, standar maupun kualitasnya. Sabtu, 29/11/2025.
Dari hasil pengamatan Lembaga Independen Penyelamat Aset Negara dan Hak Asasi Manusia (LipanHam) di lokasi kegiatan hotmix tersebut bahwa terlihat permukaan hotmix tidak rata, teksturnya kasar dan banyaknya pori-pori agregat (batu/pasir) mudah terlepas, ini menunjukkan kurangnya bahan pengikat (aspal) atau pemadatan yang kurang optimal.
Selain itu, Munculnya retak, seperti retak halus, retak melintang, atau bahkan retak kulit buaya (pola seperti kulit buaya), tak lama setelah pengerjaan selesai adalah tanda pasti kualitas buruk atau pemadatan yang tidak memadai. Kuat dugaan CV Armagedone tidak menggunakan mutu jenis aspal laston atau ACWC, melainkan menggunakan aspal pangkalan.
Penggunaan aspal “campuran” atau yang sering disebut aspal pangkalan yang mutu kualitasnya tidak sesuai standar, misalnya dicampur dengan bahan lain seperti minyak atau parafin, dapat menurunkan nilai adhesi dan kekuatan aspal secara drastis.
Saat dijumpai, salah seorang warga menuturkan bahwa proyek pengaspalan di lingkungannya tersebut sekirannya dilaksanakan 2 hari yang lalu, sepertinya aspirasi dari anggota dewan.
“Baru kelar 2 Harian sih, coba tanya Kecamatan saja bang,” beber warga yang tidak menyebutkan namanya.
Menanggapi hal itu, Jepri Ketua LSM LipanHam DPD Provinsi Banten mendesak pihak Kecamatan Cisauk untuk segera melakukan evaluasi, selain hasilnya sangat tipis, mutu aspalnya juga dibawah standar, kuat dugaan menggunakan aspal pangkalan, sehingga permukaan hotmix tidak rata dan banyak sekali yang sudah terkelupas.
“Harus dievaluasi, kami berharap PPTK Kecamatan Cisauk segera mendesak Kontraktor untuk menggelar ulang dan membenahi, sudah tipis terus mutu nya dimanipulasi, jelas ini diduga niat ngerampok sih bukan membangun,” ujar Jepri kepada Wartawan.
Sampai berita ini diterbitkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kecamatan Cisauk dan Pelaksana Kegiatan belum dikonfirmasi.
( Cahyo )