">

Proyek Rekontruksi Jalan Periuk Diduga Ada Kecurangan, Pengawas PUPR Catut Nama Ketua SMSI Kota Tangerang

 

Tangerang – Media Fokuslensa.com – Rekonstruksi peningkatan jalan di Kecamatan Periuk Kota Tangerang, tepatnya di jalan Khairudin yang dilaksanakan oleh CV. Padimuttaqin Perkasa dengan nilai anggaran sebesar Rp. 2 Miliar diduga tidak sesuai spesifikasi, standar maupun kualitasnya. Minggu, 20/09/2026

Proyek yang bersumber dari OPSEN PKB melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang terindikasi dilaksanakan tidak sesuai teknis. Dari hasil pengamatan di lokasi bahwa kedalaman galian terlalu dangkal atau diameternya tidak sesuai standar (kurang dari 60 cm).

Selain itu Lapis Pondasi Bawah (LPB) atau hamparan agregat diduga ketebalannya kurang dari 20 cm, bahkan cor B-Nol diameter ketinggiannya kurang dari 15 cm, sehingga hal yang demikian akan mengurangi masa pemanfaatannya dan beton akan mudah mengalami keretakan.

Saat dijumpai, salah seorang pekerja menyebut pelaksana dari proyek yang dikerjakannya yaitu seseorang yang bernama Erry, sedangkan untuk rekonstruksi jalan itu merupakan pagu anggaran dari Dinas PUPR Kota Tangerang.

“Pelaksananya Erry, proyek dari Dinas PUPR bang,”ujar pekerja yang tidak menyebutkan namanya.

Sementara, Erry yakni pelaksana rekonstruksi jalan tersebut saat dikonfirmasi mengenai volume kedalaman galian serta ketebalan agregat dan B-Nol dia enggan memberikan jawaban.

“Ketemu aja bang kita ngopi, ini saya masih di Ciledug bentar lagi ke lokasi proyek,” jelasnya melalui pesan WhatsApp. 18/09.

Kendati demikian, sudah ditunggu-tunggu berjam-jam hingga berhari-hari namun Erry tak kunjung juga berani menunjukkan batang hidungnya, entah alasannya apa, sehingga dia enggan untuk menemui wartawan walau hanya sekedar menerima sesi wawancara.

Kuat dugaan Erry enggan menemui dikarenakan alergi terhadap publikasi, oleh sebab itu dirinya selalu menghindar, kemungkinan besar ada praktek kotor yang sengaja ingin ditutup-tutupi, sehingga segala bentuk Kecurangannya biar tidak terendus oleh publik.

Lain daripada itu, Harpen yakni pengawas PUPR saat dikonfirmasi mengenai volume pekerjaan dia menjelaskan bahwa ketebalan beton diameternya 30 cm, untuk mengalihkan pembicaraan seketika dia mencatut nama Ketua SMSI Kota Tangerang yang diduga terlibat didalam penyelenggaraan proyek.

“Kamu dari media mana, saudara saya juga orang media, itu dia Zaky Ketua SMSI Kota Tangerang, kenal nggak?,”ungkap Harpen kepada Wartawan.

Sampai berita ini diterbitkan, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) PUPR Kota Tangerang belum dikonfirmasi.

(Cahyo)