Purwakarta – Media Fokuslensa.com- Ketua media di Purwakarta, Ronal, mengecam keras dugaan tindakan bullying yang dilakukan oleh sejumlah siswa terhadap seorang guru di SMA Negeri 1 Purwakarta. Peristiwa tersebut menjadi sorotan tajam setelah beredarnya sebuah video yang diunggah oleh salah satu murid.Jumat,(17/26)
Dalam video yang beredar, terlihat jelas suasana pembelajaran di dalam kelas. Namun, alih-alih menunjukkan sikap hormat, beberapa siswa justru menampilkan perilaku yang tidak pantas. Terlihat sejumlah murid secara terang-terangan memberikan isyarat tiga jari yang bermakna tidak sopan (gestur tidak pantas) ke arah guru mereka. Bahkan, tindakan tersebut dilakukan di belakang kepala sang guru, sehingga dinilai sangat tidak menghormati sosok pendidik.
Perilaku tersebut menuai keprihatinan banyak pihak, karena dinilai mencerminkan menurunnya etika dan rasa hormat terhadap guru di lingkungan pendidikan.
Ronal dalam pernyataan sikapnya menyampaikan kecaman keras atas tindakan tersebut. Ia menilai bahwa perbuatan para siswa tersebut sangat tidak pantas dan dapat merusak nilai-nilai pendidikan.
“Dunia pendidikan mau dibawa ke arah mana jika perilaku seperti ini dibiarkan? Guru adalah sosok yang dengan ikhlas mendidik dan membimbing siswa agar menjadi orang yang sukses di masa depan. Seharusnya kalian menghormati guru, bukan mengolok-olok atau merendahkan mereka,” tegas Ronal.
Ia juga mengajak seluruh pihak, baik sekolah, orang tua, maupun masyarakat, untuk bersama-sama menanamkan nilai sopan santun dan penghormatan kepada guru sebagai bagian penting dalam membangun karakter generasi muda.
Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi dunia pendidikan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
( Tedi )























