Tangerang – Media Fokuslensa.com – Proyek Rehabilitasi di Lantai 2 Gedung PKK Kecamatan Kelapa Dua dengan anggaran sekiranya Rp.200 Juta diduga dilaksanakan tidak sesuai dengan spesifikasi, standar maupun kualitasnya. Sabtu, 28/02/2026.
Bagaimana tidak, material yang digunakan untuk rehabilitasi gedung tersebut diduga kualitasnya dibawah standar, tentu saja pemilihan merk yang harganya jauh lebih murah ini tidak sesuai ekspektasi, karena fisik dengan dana yang digelontorkan tidak seimbang.
Berdasarkan informasi dari salah seorang pekerja bahwa pelaksana proyek yang sedang ia kerjakan itu ialah seseorang yang bernama Billy. Lebih jelasnya silahkan hubungi pihak Kecamatan Kelapa Dua.
“Soal merk material itu bukan urusan kita, yang penting ada material ya kita kerjakan, pelaksananya Billy,” ujar pekerja yang tidak menyebutkan namanya.
Menanggapi hal itu, Jepri Ketua Lembaga Independen Penyelamat Aset Negara dan Hak Asasi Manusia (LipanHam) DPD Provinsi Banten menilai penggunaan material yang kualitasnya rendah akan mengurangi kekuatan pembangunan, sehingga hasilnya tidak akan maksimal.
“Tidak memasang papan proyek termasuk penyesatan informasi publik, untuk kualitasnya pasti menurun karena anggaran besar dibelanjakan material harga murah, itu artinya pemborongnya sudah niat banget buat korupsi,” papar Jepri.
Dikatakan Jepri, seperti merk semen yang harusnya memakai Tiga Roda malah diganti dengan merk Garuda, lantai granit juga pakai merk biasa, tentunya perbandingan harganya cukup jauh.
“Dari merk materialnya saja sudah bisa dilihat kalau emang berkualitas, kami meminta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Kecamatan Kelapa Dua segera mendesak pelaksana untuk mengganti merk meterial yang lebih baik karena menyesuaikan besar anggaran,” imbuhnya.
Sampai berita ini diterbitkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kecamatan Kelapa Dua belum dikonfirmasi.
( Cahyo )
























