PURWAKARTA – Media Fokuslensa.com – Beredar anggapan di masyarakat bahwa lubang kecil pada sakelar Miniature Circuit Breaker (MCB) dapat dimanfaatkan untuk memasukkan tusuk gigi atau lidi agar listrik tidak mudah mengalami *jeglek* atau terputus. Anggapan tersebut perlu diluruskan karena MCB merupakan perangkat pengaman instalasi listrik yang dirancang untuk memutus arus ketika terjadi kondisi tertentu, seperti beban berlebih atau hubungan arus pendek.
Berdasarkan penjelasan yang disampaikan Manajer ULP Aditya Jaya PLN Purwakarta melalui sambungan WhatsApp pada Senin (26/10/2026), fungsi lubang pada MCB tidak dapat disamaratakan karena bergantung pada merek dan tipe perangkat yang digunakan.
“Kalau lubang ini benar, Pak, merek ABB MCB lama. Fungsinya untuk menyegel yang menunggak,” demikian penjelasan Manajer ULP Aditya Jaya dalam percakapan WhatsApp tersebut.
Ia menjelaskan, mekanisme penyegelan pada MCB model lama kini sudah jarang digunakan. Dalam pelaksanaan di lapangan, penanganan pelanggan yang menunggak dapat dilakukan melalui mekanisme lain sesuai ketentuan dan prosedur PLN, termasuk penyegelan pada bagian MCB atau tindakan terhadap meteran sesuai kondisi dan ketentuan yang berlaku.
“Sekarang sudah jarang. Biasanya kalau menunggak, kita cabut MCB atau cabut meterannya, atau segel pun segel tempelan di MCB,” jelasnya.
Manajer ULP Aditya Jaya juga menegaskan bahwa MCB dengan merek dan model terbaru umumnya memiliki desain berbeda. Karena itu, fungsi lubang pada MCB tidak bisa digeneralisasi tanpa melihat merek, tipe, serta desain perangkatnya.
## Memahami Fungsi Lubang pada MCB
Secara teknis, lubang pada sejumlah model MCB dapat digunakan untuk memasang pengunci atau perangkat penyegelan. Pada perangkat tertentu, lubang tersebut memungkinkan pemasangan pengunci khusus untuk mencegah tuas dioperasikan, atau mendukung kebutuhan pengamanan sesuai desain produsennya.
Pada sistem keselamatan kerja listrik, perangkat pengunci juga dikenal dalam prosedur *Lockout/Tagout* (LOTO). Prosedur ini digunakan untuk mencegah peralatan kembali dialiri listrik ketika sedang dilakukan perbaikan atau pemeliharaan.
Namun, fungsi spesifik lubang pada MCB harus dipastikan berdasarkan model dan petunjuk produsennya. Pada MCB tertentu, fitur tersebut dapat berkaitan dengan kebutuhan penyegelan, bukan berarti seluruh MCB memiliki fungsi yang sama.
## Mengapa Tusuk Gigi Tidak Bisa Mencegah Listrik Jeglek?
MCB memiliki mekanisme pengaman yang akan memutus aliran listrik ketika terjadi arus berlebih atau korsleting. Karena itu, memasukkan tusuk gigi, lidi, atau benda lain ke lubang MCB bukanlah cara yang benar untuk mencegah listrik terputus.
MCB juga dirancang agar mekanisme pemutusan pengamannya tetap dapat bekerja meskipun tuasnya ditahan pada posisi ON. Dengan demikian, mengganjal tuas tidak akan menambah kapasitas daya listrik rumah.
Sebaliknya, mengutak-atik atau memaksa tuas MCB dapat merusak perangkat dan meningkatkan risiko sengatan listrik, panas berlebih, serta kebakaran apabila pengaman tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
## Imbauan kepada Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk tidak mencoba memasukkan tusuk gigi, lidi, kawat, atau benda lainnya ke bagian MCB. Apabila listrik di rumah sering terputus, penyebabnya perlu diperiksa terlebih dahulu, mulai dari penggunaan peralatan elektronik yang melebihi daya tersedia hingga kemungkinan gangguan pada instalasi listrik.
Jika gangguan terus berulang, masyarakat disarankan mengurangi beban listrik dan meminta pemeriksaan teknisi listrik yang kompeten. Apabila diduga terdapat masalah pada meteran atau MCB milik PLN, pelanggan dapat menghubungi PLN melalui kanal pengaduan resmi.
Edukasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami fungsi perangkat pengaman listrik secara benar serta menghindari praktik yang berisiko terhadap keselamatan penghuni rumah.
(Tedi)
























