Kabupaten Tangerang — Media Fokuslensa.com – Suasana religius dan penuh makna menyelimuti Lapangan SMAN 10 Kabupaten Tangerang pada Jumat, 13 Februari 2026.
Ratusan siswa tampak khusyuk mengikuti kegiatan Tarhib Ramadhan bertema “Pause Dosa, Play Iman, Upgrade Diri di Era Digital Menuju Generasi Islami Cerdas dan Berkarakter”, sebuah refleksi spiritual yang dirancang untuk menyiapkan generasi muda menyongsong bulan suci Ramadhan di tengah derasnya arus digitalisasi.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah Ayi Ruswandi S.Pd.MM, Wakil Kepala Sekolah Agus Surwanto S.Pd, jajaran dewan guru, serta seluruh peserta didik SMAN 10 Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutan pembuka, Kepala Sekolah Ayi Ruswandi menegaskan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang pembinaan karakter dan penguatan nilai spiritual bagi siswa. Ia mengajak peserta didik untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum jeda dari hal-hal negatif, sekaligus awal untuk memperbaiki diri, akhlak, dan pola pikir di era digital yang penuh tantangan.
“Ramadhan adalah waktu terbaik untuk reset diri. Ketika iman kuat, maka kecerdasan akan beriringan dengan akhlak,” ujarnya di hadapan para siswa.
Rangkaian acara berlanjut dengan zikir bersama dan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema khidmat, disusul penampilan marawis oleh siswa-siswi SMAN 10 Kabupaten Tangerang. Nuansa religius semakin terasa, menumbuhkan ketenangan dan kekhusyukan di seluruh area lapangan sekolah.
Puncak kegiatan diisi dengan tausyiah inspiratif oleh KH.Nana Suryana, S.Ag., M.Pd., yang lebih dikenal dengan sapaan Ki Gowes.
Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan membumi, Ki Gowes mengajak para pelajar untuk berani “mem-pause” dosa, menghidupkan kembali iman, serta terus melakukan upgrade diri agar tidak hanyut dalam sisi gelap teknologi.
“Di era digital, iman adalah kompas. Tanpa iman, ilmu dan teknologi bisa kehilangan arah,” tegasnya, yang disambut perhatian penuh para siswa.
Tausyiah tersebut menjadi pengingat bahwa kecanggihan teknologi harus diimbangi dengan kekuatan karakter dan nilai keislaman. Pesan-pesan yang disampaikan Ki Gowes dinilai relevan dengan realitas generasi muda saat ini, yang hidup berdampingan dengan gawai, media sosial, dan arus informasi tanpa batas.
Kegiatan Tarhib Ramadhan ditutup dengan doa bersama dan sesi ramah tamah antara siswa dan para guru memohon keberkahan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.
Acara berlangsung tertib, khidmat, dan sarat nilai edukatif, mencerminkan komitmen SMAN 10 Kabupaten Tangerang dalam mencetak generasi Islami yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.
(Andi Jaka)
























