Tangerang – Media Fokuslensa.com – Pemeliharaan Hotmix Jalan Kampung Cibango, RW/06 Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang yang dilaksanakan oleh CV Matahari Terbit Pagi diduga tidak sesuai dengan spesifikasi standar maupun kualitasnya. Rabu, 28/10/2026.
Berdasarkan papan informasi, pekerjaan proyek tersebut memiliki volume panjang 146 meter ditambah lebar 2 meter, akan tetapi agar hasilnya maksimal maka ketebalannya jangan sampai kurang dari ukuran standarnya yakni berdiameter 4 cm.
Tak hanya itu, permukaan Hotmix yang digelar hamparannya nampak kasar dan sedikit bergelombang, selain itu agregat yang dihampar terlihat bercampur dengan screening dan sebagian lainnya hanya tambal sulam.
Menurut keterangan pengemudi, muatan Hotmix yang dia kirim berat jenisnya berjumlah 9 ton, sedangkan saat ditanya mengenai surat jalan, dokumen tersebut tidak ada pada dirinya.
“Suratnya jalannya enggak ada, tadi sudah diambil sama orang yang bawa motor, muatanya sembilan ton,” ujar pengemudi yang entah namanya siapa.
Sementara, salah seorang pekerja menyebut jika armada truk yang pertama datang muatannya 9 ton, kemungkinan melihat hasil pekerjaan hanya tersisa 30 meter, setidaknya diperlukan 3 ton lagi untuk menyelesaikannya.
“Paling kurangnya kira-kira tiga ton lagi, mulai dikerjainnya tadi sekitar jam setengah dua,” papar pekerja yang tidak menyebutkan namanya.
Sehingga proyek yang dilaksanakan pada waktu yang tak lazim tersebut menimbulkan stigma negatif serta kecurigaan publik bahwa adanya dugaan praktek birokrasi kotor yang mengarah pada Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
Sampai berita ini diterbitkan, Pengawas dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Kecamatan Panongan belum dikonfirmasi. (Cahyo)
























